8 Desember 2019 - 16:20
Islam Memberikan Perhatian Besar pada Kesehatan Masyarakat

"Fikih dan pengobatan adalah ilmu yang penting dan menjadi perhatian besar agama dan Aimmah Ahlulbait as."

Menurut Kantor Berita ABNA, ulama marja taklid Ayatullah al-Uzhma Nuri Hamadani dalam pertemuannya dengan Rektor Universitas Ilmu Keperawatan Qom Dr. Muhammad Reza Qadir di ruang kerjanya di Qom Republik Islam Iran menyampaikan pentingnya pengkhidmatan kepada masyarakat dalam bidang kesehatan dan pengobatan. Ia berkata, "Dalam riwayat Nabawiyah, ditemukan banyak anjuran untuk bekerja sebagai dokter dan perawat. Hal ini menunjukkan pentingnya hal tersebut."

Lebih lanjut ulama Hauzah Ilmiah tersebut berkata, "Fikih dan pengobatan adalah ilmu yang penting dan menjadi perhatian besar agama dan Aimmah Ahlulbait as. Pada setiap ilmu dan pekerjaan keberadaan niat sangat penting, Jika suatu pekerjaan baik diniatkan karena Allah swt maka pekerjaan tersebut akan memberi manfaat yang lebih, namun jika niatnya karena ingin mendapatkan materi semata, maka nilai pekerjaan tersebut akan berkurang."

Ulama marja taklid tersebut kemudian menjelaskan bahwa semua pekerjaan dalam sistem sosial Islam pada semua dimensinya harus diniatkan karena Allah swt serta dibarengi dengan ketakwaan. Ia berkata, "Setiap ketakwaan seseorang semakin meningkat, maka posisinya di sisi Allah juga semakin tinggi dan mulia."

Pada bagian lain penyampaiannya Ayatullah Nuri Hamadi juga menyebutkan sejumlah hadis Nabi saw yang menguraikan pengobatan Islami dan terapi kesehatan. "Menurut riwayat disebutkan bahwa barangsiapa yang membiasakan makan sedikit dan seperlunya maka kesehatannya akan terjaga. Namun sebaliknya, yang membiasakan harus kenyang setiap makan, maka kesehatannya akan rentang terganggu dan kerja jantungnya akan terancam." Ungkapnya. 

Pakar fikih Islam tersebut lebih lanjut memesankan pentingnya berolahraga. Ia berkata, "Jika olahraga membudaya dan populer dimasyarakat maka banyak penyakit yang bisa tercegah. Olahraga secara rutin dapat menekan sampai 50% kebutuhan masyarakat akan obat-obatan kimia."

"Adanya riwayat-riwayat yang banyak mengenai pengobatan dan terapi kesahatan dalam Islam, menunjukkan perhatian Islam yang besar terhadap kesehatan manusia. Dan sangat bermanfaat pada dunia Islam, jika tenaga-tenaga medis modern juga memberikan perhatian pada riwayat-riwayat pengobatan Islami tersebut. Sebab selain menjadi metode pengobatan alternatif juga bisa bisa menjadi wasilah dakwah." Lanjutnya. 

Rektor Universitas Ilmu Keperawatan Qom Dr. Muhammad Reza Qadir dalam pertemuan tersebut mengatakan tujuan bersilaturahmi dan bertemu dengan ulama adalah untuk mendapatkan pesan dan nasehat keagamaan agar para ahli medis dalam memberikan pengabdian pada masyarakat khususnya di bidang kesehatan tetap berpegang pada nilai-nilai Islam.